Minggu, 15 November 2015

Proposal Pendirian Usaha








Proposal Pendirian Usaha
Kerajinan Ukiran Sriwijaya



Oleh Kelompok 4:
1.       Evi Nur Anisah (01031281320040)
2.       Riski Eka Hartati (01031281320016)
3.       Tiara Arung Rahayu (01031181320048)
4.       Tutia Rahmi (01031281320023)


JURUSAN AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2015




I.   PROFIL PERUSAHAAN

Nama perusahaan              : Ukiran Sriwijaya
Alamat perusahaan            : Jl. Sudirman No. 422 Palembang
Jenis produk                       : Meja, kursi, lemari, tempat tidur, dan akuarium.
Nama  produk                    : Ukiran Indah
Nama penanggung jawab  : Tutia Rahmi, Riski Eka Hartati, Tiara Arung, Evi Nur Anisah

II. STRUKTUR ORGANISASI
1.      Jabatan                  : Direktur Utama
Nama                    : Tutia Rahmi
Tempat/tgl lahir    : Aceh, 6 November 1995
Alamat                 : Mess Kurnia Puncak Sekuning, Palembang
Phone                   : 085758419824
Email                    : tutiarah@gmail.com

2.      Jabatan                  : Manajer Produksi
Nama                    : Riski Eka Hartati
Tempat/tgl lahir    : Prabumulih, 30 Maret 1996
Alamat                 : Jl. Lunjuk Palembang
Phone                   : 089767772897
Email                    : riskiekahartati@gmail.com

3.      Jabatan                  : Manajer Keuangan
Nama                    : Tiara Arung Rahayu
Tempat/tgl lahir    : Palembang, 14 Juni 1995
Alamat                 : Jln. Mujahidin kota Palembang
Phone                   : 081547397273
Email                    : tiaraarung@yahoo.com

4.      Jabatan                  : Manajer Pemasaran
Nama                    : Evi Nur Anisah
Tempat/tgl lahir    : Tanjung Batu, 10 Agustus 1995
Alamat                 : Jl. AKBP H. Umar Palembang
Phone                   : 081362837283
                 Email                   : evianisah@yahoo.co.id

III. Visi dan Misi Perusahaan
3.1 Visi Perusahaan
              Menjadi usaha ukiran kayu yang memberikan banyak pilihan ukiran terbaik di Palembang terutama untuk mempercantik interior rumah dan siap bersaing di dunia global
3.2 Misi Perusahaan
-          Menggunakan produk kayu terbaik dengan kualitas tinggi
-          Menyediakan berbagai pilihan produk rumah tangga dengan motif khas dan menarik
-          Menjalankan usaha dengan memperhatikan lingkungan alam dan masyarakat sekitar.
 
IV.  ASPEK PEMASARAN
4.1 Strategi STP
1)  Segmen Pasar
Produk ukiran ini dapat dijadikan pilihan oleh semua masyarakat Palembang bahkan luar Palembang dengan berbagai pilihan sesuai keinginan konsumen seperti meja tamu, meja makan, meja rias, lemari untuk akuarium, lemari pakaian, tempat tidur. Produk ukiran ini juga disesuaikan dengan pendapatan konsumen menengah ke atas.
                  Produk ukiran ini memiliki tujuan utama mempertahankan budaya agar tetap menjadi ciri khas dari kota Palembang. Mengingat sudah banyaknya produksi produk modern di masa ini seperti sofa dan masih banyak lagi.

2)  Target Pasar
Setelah memetakan pasar, selanjutnya adalah tahap targeting, dalam hal ini target pemasaran kerajinan ukiran ini adalah perusahaan-perusahaan perumahan dan masyarakat kelas menengah atas . Hal ini sebabkan oleh banyaknya perusahaan yang membangun perumahan dan masyarakat yang lebih menyukai produk lokal karena kualitas.

3)   Positioning
         Produk ukiran ini lebih ke mempertahankan ciri khas Palembang, yaitu semua motifnya bunga dan pewarnanya didominasi warna kuning keemasan. Kemilau warna yang dihasilkan inilah yang membedakannya dengan ukiran daerah lain. Sementara bagian lainnya seperti latar ukiran menggunakan warna merah tua dan hitam. Jenis kayu yang dipakai adalah kayu tembesu yang keras dan kuat dengan kualitas tinggi.

4.2 Strategi Pemasaran Perusahaan dan Pesaing
4.2.1  Produk
Dalam hal ini, produk yang kami tawarkan ke masyarakat adalah berbagai pilihan furniture untuk kebutuhan rumah tangga. Seperti meja misalnya, terdiri dari meja hias, meja makan, dan meja tamu seperangkat dengan kursinya. Lemari terdiri dari lemari kaca dan lemari akuarium. Ukiran tempat tidur berbagai ukuran tergantung permintaan konsumen. 

4.2.2  Harga
Usaha kerajinan ukiran mematok harga sesuai dengan tingkat kerumitan ukiran dan ukurannya. Tingkat kerumitan yang dimaksud adalah motifnya, jangka waktu pengerjaan, dan seberapa banyak bahan baku utama dan bahan baku pendukung digunakan. Semakin rumit produk yang dibuat, maka harganya akan semakin tinggi.

4.2.3  Promosi
Promosi dilakukan melalui iklan di sejumlah media baik elektronik, cetak maupun promosi langsung dari mulut ke mulut. Selain iklan, promosi juga akan dilakukan dengan menyebar brosur tentang produk ke masyarakat. Juga akan diadakan promosi melalui media elektronik dilakukan melalui jejaring sosial seperti facebook, twitter, instagram dan lain-lain.

4.2.4  Tempat
Konsumen dapat langsung datang ke alamat Ukiran Sriwijaya di Jalan Sudirman nomor 422 Palembang. hal ini agar dapat mempermudah calon konsumen untuk memesan dan mengutarakan keinginan bagaimana ukiran yang ia harapkan. Calon konsumen juga dapat melihat beberapa contoh ukiran yang ada di perusahaan.

4.2.5 Pengelola
Perusahaan Ukiran Sriwijaya didirikan oleh 4 orang yang sekaligus menjadi pengelola utama dan untuk proses produksi, perusahaan mempekerjakan orang-orang yang benar-benar handal dalam teknik mengukir.  

4.2.6 Analisis  SWOT Usaha  “Ukiran Sriwijaya”
·        -  Kekuatan (Strength)
1.      Inovasi dilakukan dengan pengembangan produk.
2.      Harga yang dipatok sesuai dengan tingkat  kerumitan pembuatannya.
3.      Menggunakan teknologi dan peralatan yang canggih dalam proses pembuatannya.
4.      Lokasi  yang strategis.
·         - Kelemahan ( Weakness)
1.      Bisnis ukiran kayu saat ini masih belum terlalu dikenal di luar kota Palembang.
2.      Keterbatasan modal untuk meningkatkan operasional usaha.
3.      Kurangnya minat masyarakat saat ini terhadap perabotan ukiran kayu.
·         - Peluang (Opportunity)
1.      Dari segi ide dan pasarannya memiliki prospek yang baik dalam dunia bisnis dan  pasaran serta berorientasi ke masa depan.
2.      Dapat diperkenalkan dan diekspor  ke mancanegara sebagai ukiran kayu khas Palembang dengan kualitas terbaik.
·       -   Ancaman (Treath)
1.      Munculnya pesaing baru dengan produk yang meniru ukiran kayu seperti model ukiran kayu ini.
2.      Konsumen yang biasanya lebih suka membeli produk dari luar dan mengikuti tren saat ini.
V. ASPEK OPERASIONAL
5.1 Lokasi
Ukiran Sriwijaya memiliki alamat di Jalan Sudirman nomor 422 Palembang. Di alamat tersebut lah berdiri kantor utama untuk proses pemasaran dan sekaligus juga berdiri lokasi untuk proses produksi atau pembuatan produk ukiran. Tempat ini dipilih karena berada di tengah kota yang dinilai sangat strategis dan mudah untuk ditemukan.

5.2 Produk dan Proses Produksi
            Produksi akan dilakukan di saat terjadinya pemesanan dari konsumen. Kayu yang menjadi bahan baku utama adalah kayu tembesu yang diperoleh dari rekan penghasil kayu di daerah Ogan Ilir. Kayu yang akan diukir tersebut telah ada di lokasi produksi walaupun belum ada pemesanan. Tetapi jika pada saat proses produksi terjadi dan ternyata dibutuhkan kayu lebih banyak, maka akan diadakan permintaan lagi untuk mengisi kekurangan bahan. Produk apapun yang dipesan pembeli, maka akan diproduksi sehari setelah pemesanan terjadi dan akan diselesaikan dengan jangka waktu tertentu sesuai dengan tingkat kerumitan produk.

5.3 Teknologi dan Peralatan
            Teknologi yang digunakan untuk mendukung berjalannya perusahaan adalah komputer berikut perlengkapan canggih lainnya yang dapat meningkatkan efisiensi perusahaan. Peralatan yang digunakan terutama oleh bagian produksi adalah mesin-mesin pendukung sebelum ukiran dibuat misalnya mesin penghalus kayu dan lain sebagainya.

5.4 Bahan Baku
            Bahan baku utama pembuatan produk adalah kayu tembesu berkualitas tinggi. Kayu tersebut berasal dari vendor yang berada di Ogan Ilir dan dapat memastikan bahwa ketersediaan kayu akan selalu ada. Jadi, proses tidak akan pernah terhambat oleh kurangnya bahan baku.

VI. ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA
            Kualitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh Ukiran Sriwijaya terutama di bagian produksi, rata-rata berpendidikan rendah namun memiliki skill mengukir yang sangat baik. Untuk bagian yang lain seperti direktur, manajer, beserta staf di bagian keuangan dan bagian pemasaran semuanya berpendidikan tinggi minimal SMU.

VII. ASPEK KEUANGAN
            Pendanaan usaha atau modal awal berasal dari empat orang pendiri utama yang masing-masing menginvestasikan uangnya sebesar Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah) jadi jika dijumlahkan totalnya adalah Rp 2.000.000.000 (dua milyar rupiah). Dana atau modal awal tersebut akan dikeluarkan untuk membiayai pendirian usaha dan sisanya akan disimpan sebagai modal perusahaan.

VIII. BIAYA YANG DIBUTUHKAN
            Rincian biaya awal pendirian usaha Ukiran Sriwijaya adalah sebagai berikut:
No.
Pengeluaran
Nominal
1.
Peralatan dan Perlengkapan
Rp      10.000.000
2.
Bahan baku awal
Kayu tembesu 100 kubik @ Rp 10.000.000

Rp 1.000.000.000
3.
Sewa tempat usaha/tahun
Rp      25.000.000
4.
Gaji karyawan 15 orang
Rp      15.000.000
5.
Biaya lain-lain
Rp      10.000.000

Total
Rp 1.060.000.000

IX. PENUTUP
            Hasil dari uraian proposal di atas maka dapat disimpulkan bahwa peluang usaha “Ukiran Palembang” ini baik dari segi ide dan sasaran pasarnya memiliki
prospek yang baik dalam dunia bisnis  dan berorietasi ke masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar